Selasa, 27 Agustus 2019

Tips Menjaga Kehamilan


Setiap wanita yang hamil memiliki potensi atau resiko mengalami komplikasi selama kehamilan. Karenanya ibu hamil wajib menjaga dirinya sendiri hingga ia dapat melahirkan anak yang sehat. Contoh paling sederhana adalah ia harus tahu bagaimana caranya mengatasi kram saat hamil. Dalam artikel ini akan dibahas bagaimana caranya menjaga kehamilan agar bayi dan juga ibunya tidak mengalami komplikasi selama kehamilan. Karena seperti yang anda ketahui, ada banyak resiko komplikasi yang mungkin muncul selama kehamilan, contohnya saja plasenta previa, bayi prematur, preeklamsia, diabetes gestasional hingga berat badan bayi rendah. 

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, berikut adalah beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk menjaga bayi anda selama hamil:

1. Melakukan pemeriksaan secara rutin (antenatal care/ ANC)
ANC merupakan pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan ibu dan janin secara mental maupun fisik. Tujuannya agar sang ibu mampu menghadapi persalinan, nifas, pemberian ASI dan juga mengembalikan kesehatan reproduksi dengan baik. Pemeriksaan yang dilakukan pemeriksaan fisik, cek darah, serta USG untuk mengetahui apakah ada masalah yang muncul selama kehamilan. Selain itu ibu hamil juga bisa berdiskusi seputar kehamilan kepada dokter maupun bidan, misalnya saja bagaimana caranya menjaga kehamilan, merencanakan masa melahirkan dan hal lainnya yang membuat ibu hamil merasa khawatir. 

2. Konsumsi suplemen 
Saat hamil, tidak hanya ibu hamil saja yang membutuhkan gizi namun juga bayi yang dikandungnya. Oleh sebab itulah kebutuhan gizi ibu hamil meningkat. Apabila ibu hamil tidak dapat memenuhi gizinya dengan baik maka dirinya dan juga bayi yang dikandung terancam kekurangan vitamin serta mineral. Bila hal tersebut sampai terjadi akan mempengaruhi kesehatan keduanya. Suplemen yang dibutuhkan untuk menjaga kehamilan adalah zat besi, asam folat dan juga kalsium. Seluruh suplemen ini mampu mencegah bayi cacat ketika lahir. 

3. Istirahat cukup
Anda harus mengistirahatkan tubuh sesering mungkin, jangan memaksakan diri anda untuk bekerja terlalu keras. Anda perlu menyimpan tenaga dan beristirahat, hal ini perlu dilakukan untuk menjaga kehamilan. Apabila anda bekerja terlalu keras dan tidak memperhatikan tubuh anda, ada potensi anda mengalami keguguran atau bayi lahir dengan prematur.

4. Konsumsi makanan bergizi
Nutrisi harus terjaga dengan baik, jangan asal mengkonsumsi makanan saja selama anda kenyang. Apabila makanan yang dikonsumsi tidak mengandung gizi yang cukup, nanti bisa memberikan dampak yang buruk terhadap kesehatan janin. Karena itulah anda harus memikirkan makanan apa saja yang akan anda konsumsi. Jenis makanan yang harus anda konsumsi adalah makanan yang tinggi akan asam folat, contohnya sayuran berwarna hijau, sereal, jeruk atau makanan olahan lainnya yang mengandung banyak asam folat. Tapi ingat, hindari junk food selama hamil. Kalau anda termasuk orang-orang yang gemar dengan makanan laut, anda harus menghindari king mackerel, ikan hiu, atau ikan todak karena ketiganya mengandung merkuri dan bisa menyebabkan bayi cacat ketika lahir. Makanan laut yang boleh dikonsumsi ibu hamil adalah tuna, salmon dan udang.

5. Mengendalikan berat badan
Ada beberapa kasus dimana ibu hamil diminta untuk menaikkan berat badannya. Tentu saja hal tersebut berhubungan dengan kesehatan janin dan ibu hamil sehingga selama masa kehamilan dan ketika melahirkan nanti tidak terjadi resiko yang berbahaya. 

6. Perbaiki pola hidup
Memperbaiki pola hidup sebenarnya tidak hanya dilakukan untuk ibu hamil saja, namun untuk semua orang. Namun ketika seseorang hamil, ia harus benar-benar memperhatikan pola hidup, gaya hidupnya. Tentu begadang terlalu sering tidak baik untuk kesehatan tubuh dan janin di dalamnya. Kalau anda merokok atau mengkonsumsi minuman beralkohol, anda harus menghentikannya sekarang juga. Bila ada anggota keluarga yang merokok atau minum alkohol juga harus dihentikan karena asap rokok tidak baik untuk janin.

7. Vaksin 
Sebelum hamil seharusnya calon ibu sudah harus mendapatkan vaksin karena ketika hamil, sistem kekebalan tubuh menurun sehingga ia rentan terkena berbagai penyakit menular. Namun ketika belum mendapatkan vaksin sebelum hamil, imunisasi saat hamil pun tidak masalah. Vaksinasi selama hamil tidak ada masalah, sudah terbukti aman untuk ibu hamil dan bayi di dalamnya. 

0 komentar:

Posting Komentar